Tradisi Berbahaya - Makan Mayat Sampai Melempar Bayi, Ini 8 Budaya Paling Mengerikan di Dunia


Laporan Wartawan TribunTravel.com, Ambar Purwaningrum

TRIBUNTRAVEL.COM - Tiap negara memiliki tradisi yang berbeda-beda.
Biasanya sudah ada sejak berabad-abad lamanya.

Meski kini modernisasi sudah mulai terasa di berbagai lapisan masyarakat, beberapa orang masih tetap kukuh mempertahankan tradisi lama.
Sayang tak semua tradisi terlihat baik.
Ada yang cukup berbahaya dan bahkan terlalu ekstrim untuk dilakukan.
Sebut saja memakan jasad kerabat atau melempar bayi.
Tentu tradisi ini sangat mengerikan.
Tapi uniknya masih dilakukan sampai sekarang.
Dilansir TribunTravel.com dari laman listverse.com berikut 8 tradisi paling aneh di dunia.
1. Ritual Iyomante
(museum.or.jp)
Ainu merupakan suku asli Jepang dan Rusia.
Etnis minoritas ini dikenal akan kepercayaan animismenya.
Satu ritual paling ekstrim yang dilakukan adalah berburu beruang dan memakannya.
Dikatakan, binatang buas ini akan dikirim ke surga untuk memberkati umat manusia di dunia.
Ritual ini sendiri melibatkan pembantaian ibu beruang saat hibernasi.
Sementara anak-anak beruang akan dipelihara selama dua tahun untuk kemudian dikorbankan.
Mengerikannya, orang Ainu tak cuma memakan daging beruang tapi juga meminum darahnya.
2. Hidup bersama orang mati
(dailymail.co.uk)
Pemakaman merupakan aspek paling penting bagi suku Toraja.
Mereka akan mengumpulkan dana berbulan-bulan demi bisa melakukan perayaan kematian.
Selama periode itu, mayat akan dibungkus dan disimpan di bagian bawah rumah keluarga.
Orang Toraja percaya jika jiwa mereka akan tetap berada di sana sampai penguburan nanti.
Pemakaman Toraja menjadi tradisi yang besar dan melibatkan pengorbanan kerbau.
Setelah perayaan dilakukan, peti mati yang berisi mayat akan ditempatkan di gua, dan patung dari mayat akan ditempatkan pada mulut gua.
3. Meludahi satu sama lain
(Pinterest)
Suku Masai yang ada di Kenya dan Tanzania punya tradisi unik ketika menyapa teman-temannya.
Mereka akan meludahi satu sama lain.
Hal serupa juga terjadi ketika bayi baru lahir, orang Masai akan meludah di atasnya dan menentukan nasib si anak.
4. Memberi makan mayat
(itervis.com)
Penemuan tak terduga terjadi di Kuburan Romawi tua di Vatikan baru-baru ini.
Pasalnya mereka menemukan sebuah tradisi unik yang menyebutkan jika orang-orang Romawi akan makan dengan mereka yang sudah mati.
Mereka bahkan memberi mayat iru makan.
Banyak kuburan yang ditemukan terdapat pipa yang mengarah langsung ke mulut mayat.
Di sana keluarga mayat akan menuangkan madu, anggur, dan makanan lain melalui pipa.
5. Makan abu orang mati
(lifeforaforest.com)
Suku Yanomami merupakan etnis terbesar di Venezuela dan Brasil.
Mereka memang telah tersentuh banyak kehidupan modern tapi tetap mempertahankan tradisi kuno.
Satunya ritual kematian.
Saat ada satu anggota yang menunggal maka rubuh mereka akan dibakar.
Abu bekas pembakaran kemudian diserahkan pada keluarga untuk kemudian di makan.
6. Disengat semut paling menyakitkan di dunia
(interesting.com)
Suku Satere Mawe asal Amazon, Brasil punya tradisi unik bagi anak-anak.
Terutama anak laki-laki yang sudah menginjak remaja diharuskan memasukkan tangannya kedalam sarung tangan tenung yang berisi ratusan semut peluru.
Semut ini dikenal akan sengatannya palong menyakitkan di alam.
Anak itu harus mengenakan sarung tangan selama sepuluh menit dan harus melakukannya dua puluh kali selama beberapa bulan.
7. Melempar bayi
(pikspost.com)
Setiap tahun di Solapur, India, para orang tua akan berkumpul untuk membuang bayi mereka dari atas ketinggian.
Bayi itu dilempar ke bawah dan akan terjatuh pada kain yang dibentangkan.
8. Makan mayat
(planeta.ru)
Aghonis merupakan anggota sebuah sekte Hindu yang menyembah Siwa.
Tradisi yang paling mengerikan dari suku ini adalah kebiasaan mereka memakan mayat orang mati.
Mengerikannya mereka memakan mayat secara mentah.

sumber : http://travel.tribunnews.com/2017/04/10/tradisi-berbahaya-makan-mayat-sampai-melempar-bayi-ini-8-budaya-paling-mengerikan-di-dunia?page=all


close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==